EKOTEOLOGI SEBAGAI PARADIGMA TRANSFORMATIF : UPAYA MEMBANGUN ETIKA EKOLOGIS ANTARA ANTROPOSENTRIS DAN EKOSENTRIS

Authors

  • Yasin Almaliki Universitas PTIQ Jakarta
  • R Solehudin Adipati Kusumah Universitas PTIQ Jakarta
  • Muhammad Hufron Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54583/apic.vol8.no2.234

Keywords:

anthropocentrism, ecocentrism, ecotheology, ecological consciousness, environmental crisis

Abstract

The current environmental crisis poses a serious threat to the survival of humanity and the planet’s ecosystems. Environmental degradation including pollution, deforestation, climate change, and the extinction of biodiversity stems from an anthropocentric paradigm that places humans at the center of the universe and legitimizes excessive exploitation of natural resources. This paradigm has fostered a consumptive lifestyle and a capitalist economy that disrupt the balance of ecosystems. This study employs a qualitative library research approach using hermeneutic analysis of primary and secondary sources to construct an alternative paradigm in the form of ecotheology. The findings indicate that a shift toward an ecocentric paradigm, which emphasizes moral equality between humans and nature, is a fundamental step in developing a sustainable environmental ethic. In this context, ecotheology offers a strong spiritual and moral framework through the values of tawhid (divine unity), khalifah (stewardship), amanah (trust), compassion, and ahimsa (non-violence), all of which teach human responsibility for environmental preservation. The implementation of these teachings can be seen in religious movements such as eco-mosques and eco-churches, which cultivate collective ecological awareness. This study concludes that ecotheology can serve as a transformative bridge between anthropocentrism and ecocentrism by placing spirituality as the foundation of ecological ethics. Through the integration of religious values, education, and public policy, it is expected that a new ecological consciousness will emerge one capable of maintaining both environmental sustainability and human well-being in balance.

References

Auriga Nusantara. Status Deforestasi Indonesia 2024. Dalam https://simontini.id/id/status-deforestasi-indonesia-2024. 2025.

Badan Pusat Statistik. Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiwa). Jakarta: Badan Pusat Statistik. 2025. Dalam https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NSMy/jumlah-penduduk-pertengahan-tahun--ribu-jiwa-.html

BMKG. Catatan Iklim dan Kualitas Udara Indonesia 2024. Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. 2025.

Borrong, Robert Patannang. Enviromental Ethics and Ecological Theology: Ethics as Integral Part of Ecosphere from an Indonesian Perspective. Vrije Universiteit Amsterdam. 2005.

Greenpeace. Surga yang Hilang? Bagaimana Pertambangan Nikel Mengancam Masa Depan Salah Satu Kawasan Konservasi Paling Penting di Dunia. Greenpeace Indonesia. 2025.

Hosea. W. Kristianto Twin, Twin Yoshua. R. Destyanto. Geologi Lingkungan & Ekoteologi (Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 2025.

Huda, Atok Miftachul, Husamah, & Abdulkadir Rahardjanto. Etika Lingkungan (Teori dan Praktik Pembelajarannya). Malang: Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.

Juhrodin, Udin. Ekoteologi Harmoni Ilahi untuk Menyembuhkan Bumi dan Krisis. Sumedang: Jim & Zam. 2025.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Diakses pada 9 Oktober 2025.

Keraf, A Sonny. Bencana dan Krisis Lingkungan Hidup Global. Yogyakarta: Kanisius. 2010.

Keraf, A Sonny. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas. 2010.

Krisdianto. Hutan dan Deforestasi Indonesia Tahun 2024. Kementrian Kehutanan Republik Indonesia. 2025. Dalam https://www.kehutanan.go.id/news/article-10.

Krisdianto. Menhut: Sudah Sekitar 400 Ribu Hektare Hutan Adat Diakui, Bukti Komitmen Pemerintahan Prabowo. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. 2025. Dalam https://www.kehutanan.go.id/news/article-69.

Kusuma Dewi, Lyandita, I Putu Wirayasa Prajadhita, I Gede Mardi Yasa. Implementasi Ekoteologi Dalam Pembentukan Karakter Religius Murid di Adi Widyalaya Gurukula Bangli. Dharma Widya Budaya: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya. I (1). 2024.

Maknun, Johar. Ekologi Polpulasi, Komunitas, dan EkosistemMewujudkan Kampus Hijau, Asri dan Ilmiah. Cirebon: Nurjati press. 2017.

Mulasari, Surahma Astri., Yuliansyah, Herman., Nafiati, Lu’lu’., Tentama, Sulistyawati Fatwa. Sukesi, Tri Wahyuni., Sudarsono, Bambang., et. al. Ecomasjid dan Kotribusinya dalam Pengelolaan Lingkungan dalam prespektif keagamaan, ekonomi, kesehatan masyarakat, pendidikan karakter dan pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: CV Mine. 2024.

Neli Rahmawati dan Ismar Hamid. Wujud Antroposentrisme pada Pengelolaan Sumber Daya Alam Di Desa Satui Barat Kabupaten Tanah Bumbu. Jurnal Sosiologi. 4 (1) 2025.

Nugroho, Riant. Membangun Kebijakan Publik Unggul di Era Demokrasi, Jurnal Academia Praja. 1 (2). 2018.

Pasang, Haskarlianus. Mengasihi Lingkungan. Jakarta: Literatur Perkantas. 2011.

Prabowo, Hayu S., Wardhanie, Maria S.A., Sormin, Jimmy M. Immanuel., Dana, Astono Chandra., Priastana, Jo., Lontoh, Liem Liliany., et. al. Panduan Umum Eco-Rumah Ibadah 6 (Enam) Agama Untuk Pengendalian Perubahan Iklim. Jakarta: Yayasan ICLEI - Local Governments For Sustainability Indonesia. 2020.

Sarah, Siti, Radea Yuli A Hambali. Ekofilosofi “Deep Ecology” Pandangan Ekosentrisme terhadap Etika Deep Ecology. Gunung Jati Conference Series. 19. 2023.

Sucipto, Jimmy. Kritik Terhadap Pandangan Antroposentrisme: Membaca Mazmur 8:1-10 dengan Menggunakan Pendekatan Eco Hermeneutic. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. 6 (2). 2023.

Sukarna, Raden Mas. Interaksi Manusia dan Lingkungan. Hutan Tropika. 16 (1). 2021.

Suriyani, Leh De. Tambang Emas Ancam Rusak Laut dan Kearifan Warga Sangihe. 2025. Dalam https://mongabay.co.id/2025/02/02/kala-tambang-emas-hancurkan-laut-dan-kearifan-warga-sangihe/.

Suseno, Franz Magnis. Berfilsafat dari Konteks. Jakarta: Gramedia. 1991.

Taylor, Bron. Dark Green Religion Nature Spirituality and the Planetary Future. London: University Of California Press. 2010.

Wahyuni, Tri. Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua Dunia. Dalam https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160222182308-277-112685/indonesia-penyumbang-sampah-plastik-terbesar-ke-dua-dunia.

Wasil, Muizudin Ekoteologi dalam Menyikapi Krisis Ekologi di Indonesia Perspektif Seyyed Hossein Nasr, REFLEKSI. 22 (1). 2023. DOI: 10.15408/ref.v22i1.31403

Widawati, Weka. Ekologi Manusia Konsep, Implementasi, dan Pengembangannya. Sulawesi: Unhalu Press. 2011.

Widiastuty, Hesty dan Khairil Anwar. Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan dalam Al-Qur'an dan Hadits serta Implikasi Kebijakannya. Risalah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. 11 (1). 2025.

Widjayanti, Darwina, Stien J Matakupan. Pengantar Pemahaman Pendidikan Konsumsi Berkelanjutan (PKB) di Indonesia (Rekomendasi Nasional dan Panduan Bagi Pengambil Kebijakan dan Pendidik), (Jakarta: Yayasan Pembangunan Berkelanjutan dalam Kemitraan dengan United Nations of Environment Programme (UNEP). 2014.

Yuono, Yusup Rogo. Melawan Etika Lingkungan Antroposentris Melalui Interpretasi Teologi Penciptaan Sebagai Landasan Bagi Pengelolaa-Pelestarian Lingkungan. Jurnal Fidei. 2 (1). 2019.

Published

01-12-2025

Issue

Section

Articles